Tampilkan postingan dengan label MATERI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MATERI. Tampilkan semua postingan

kelas X IPS Sejarah peminatan

Juli 20, 2020 9 Comments




Konsep Kehidupan Manusia dalam Ruang dan Waktu



1. Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli 



Kita semua tahu bahwa sejarah memang sangat penting bagi suatu bangsa. Seperti kata sang proklamator, Bung karno  “Jangan pernah melupakan sejarah, ini akan membuat dan mengubah siapa kita”. Suatu bangsa terbentu karena sekelompok orang yang memiliki sejarah yang sama.


Terutama sejarah mengenai para pejuang kita. Karena, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya”. Namun, sebelum kita lebih jauh belajar mengenai sejarah, ada baiknya kita memahami pengertian sejarah terlebih dahulu.


Secara umum, sejarah merupakan serangkain kejadian pada masa lampau yang disusun berdarsakan peninggalan berbagai peristiwa. Dalam dunia pendidikan, kita mengenal disiplin ilmu sejarah yang merupakan ilmu yang mempelajari  segala peristiwa atau kejadian yang telah terjadi di masa lampau sepanjang kehidupan umat manusia.


Sejarah berasal dari bahasa Arab yang berarti Sajaratun yang berarti pohon yang bercabang-cabang, karena sejarah merupakan kembangan dari satu titik kejadian saling berkaitan sehingga alur yang saling berkaitan, hal inilah yang kemudian digambarkan seperti pohon yang bercabang.


Dalam bahasa Yunani, sejarah berasal dari kata Historia yang berarti ilmu pengetahuan yang bersumber dari penelitian yang mendalam. Dalam bahasa Inggris, sejarah berasal dari kata History yang berarti kejadian masa lampau, kejadian masa lampau manusia.


Menurut bahasa, pengertian sejarah dibagi menjadi dua yaitu pengertian dalam arti sempit dan pengertian sejarah dalam arti luas. Dalam arti sempit, sejarah artinya kejadian atau peristiwa.


Sedangkan dalam arti yang luas, sejarah adalah suatu peristiwa manusia akar dalam realisasi diri dengan kebebasan dan keputusan daya rohani. Selain pengertian diatas, para ahli juga memiliki definisinya masing-masing mengenai sejarah. 


Berikut beberapa penghertian sejarah menurut para ahli dari dalam dan luar negeri.


Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli Dalam Negeri (Indonesia)


Muhammad Yamin: Pengertian sejarah menurut Muhammad Yamin adalah ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil verifikasi yang dapat dibuktikan dengan bahan-bahan realitas


Moh. Hatta: Menurut Moh. Hatta, sejarah dalam wujudnya memberikan pemahaman tentang masa lampau. Pertanyaan yang diambil dari masa lalu sebagai masalah. Sejarah masa lampau, masa pemahaman lampau yang ada di dalamnya mengandung berbagai dinamika, mungkin mengandung problematik pelajaran bagi manusia berikutnya.


Nugroho Notosusanto: Pengertian sejarah menurut Nugroho Notosusanto adalah sejarah-peristiwa yang melibatkan manusia sebagai makhluk bermasyarakat yang erjadi di masa lampau.


Taufik Abdullah: Pengertian sejarah menurut Taufik Abdullah adalah tindakan manusia dalam jangka waktu tertentu di masa lampau yang dilakukan di tempat tertentu.


Drs. Sidi Gazalba: Arti sejarah menurut Drs. Sidi Gazalba adalah masa lalu manusia dan seputarnya yang disusun secara ilmiah dan lengkap yang disusun berdasarkan fakta masa depan dengan tafsiran dan penjelasan yang memberi pengertian dan pemahaman tentang apa yang berlaku.


Moh. Ali: Pengertian sejarah menurut Moh. Semua yang terjadi benar-benar terjadi, dan peristiwa-peristiwa yang benar-benar terjadi. Sejarah adalah ilmu yang mengubah-perubahan yang benar-benar terjadi di masa lampau.


Rochmawati Wiriatmaja: Pengertian sejarah menurut Rochiati Wiriatmadja adalah sejarah yang merupakan disiplin ilmu yang dijanjikan, moral, pembahasan, nilai-ilai spritual, dan kultural terkait penelitiannya yang membantu pengaduan untuk hidup, harmoni dalam nilai-nilai, keteladanan demi perubahan dan, dan cerminan pengalaman kolektif yang menjadi kompas untuk kehidupan masa depan.


Ismaun: Pengertian sejarah menurut Ismaun adalah suatu pengetahuan tentang kisah tentang peristiwa-peristiwa yang benar-benar telah terjadi atau terjadi dalam segala aspek di masa lampau. Sejarah merupakan catatan atau rekaman pilihan yang disusun tentang semua aspek kehidupan manusia di masa lampau.


Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli di Luar Negeri


Aristoteles: Pengertian sejarah menurut Aristoteles merupakan satu sistem yang menentukan kejadian sejak awal tersusun dalam bentuk kronologi. dan menurut Aristoteles sejarah adalah peristiwa-peristiwa masa lalu yang memiliki catatan, rekod-rekod atau bukti-bukti yang konkrit.


JV Bryce: Menurut JV Bryce, itulah pengertian sejarah adalah catatan dari apa yang dipikirkan, dipahami, dan diperbuat oleh manusia.


WH Walsh: Pengertian sejarah menurut WH Walsh yang mengartikan sejarah itu menitikberatkan pada pencatatan yang berarti dan penting hanya untuk manusia. Catatan yang memuat tindakan-pengalaman dan pengalaman-pengalaman manusia di masa lampau pada hal-hal yang penting sehingga meurpakan cerita yang berarti.


Roeslan Abdulgani: Menurut Roeslan Abdulgani, ilmu sejarah adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan, yang membahas tentang perkembangan masyarakat dan juga terkait dengan masa lampau, yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa dengan maksud untuk beranjak, demi perkembangan terkait dengan penelitian yang menghasilkan penelitian ini, untuk kemudian digunakan perbendaharaan BAGAIMANA MENGENAI UNDANG-UNDANG.


Patrick Gardiner: Pengertian sejarah menurut Patrick Gardiner adalah makna sejarah yang dikuatkan oleh manusia.


Herodotus: Pengertian sejarah menurut Herodotus adalah salah satu tinjauan untuk menggambarkan suatu perputaran jatuh bangunnya seseorang tokoh, masyarakat dan peradaban.


Robin Winks: Pengertian sejarah menurut Robin Winks adalah studi tentang manusia dalam kehidupan masyarakat.


Leopold Von Ranke: Menurut Leopald Von Ranke adalah apa yang benar-benar terjadi.


Sir Charles Firth: Pengertian sejarah menurut Sir Charles Firth, yaitu sejarah pembaharuan masyarakat, perubahan masyarakat yang terus-menerus, pemikiran ide-ide yang mendorong aksi-aksi masyarakat, dan mengkaji kondisi-kondisi bahan yang telah membantu atau merintangi perkembangannya.


Rober V. Daniels: Menurut Robert V. Daniels, pengertian sejarah adalah ingatan dari tumpuan masa lalu. Sejarah yang disetujui dalam resolusi sejarah manusia. Manusia merupakan salah satu sejarah. Manusia yang memiliki kemampuan untuk berpartisipasi peristiwa-peristiwa yang ada di sekelilingnya. Hasil tangkapan tersebut menjadi ingatan atau memori dalam dirinya. Memori ini akan menjadi sumber sejarah.


RG Collingwood: Pengertian sejarah menurut RG Collingwood adalah bentuk persetujuan tentang hal-hal yang telah dilakukan oleh manusia pada masa lampau.



1. Keterkaitan Manusia dalam Ruang dan Waktu


Hai RG Squad, sudah tahu belum kalau unsur manusia itu tidak dapat dipisahkan dari ruang dan waktunya? Jadi dalam peristiwa sejarah, manusia mengalami berbagai hal dalam hidupnya, dan semua itu berlangsung dalam ruang dan waktu. Kalian tahu nggak kaitannya hidup manusia dengan konsep ruang dan waktu? Jika belum, perhatikan dan baca baik-baik tulisan artikel ini ya.


Kalian percaya kan bahwa keberlangsungan sebuah peristiwa itu, pasti melewati medium ruang. Ruang sendiri memiliki arti, yaitu tempat berlangsungnya atau terjadinya peristiwa sejarah. Nah, karena adanya konsep ruang ini, para penulis sejarah kemudian mengkategorikan peristiwa-peristiwa sejarah berdasarkan tempat, misalnya sejarah daerah, sejarah lokal, sejarah dunia, sejarah nasional, dan masih banyak lagi.


Sedangkan adanya konsep waktu menunjukkan kapan terjadinya peristiwa sejarah tersebut. Jika peristiwa manusia itu tidak mungkin terjadi tanpa melewati ruang, begitu pula dengan waktu. Konsep penting dalam sejarah itu adalah waktu, hal ini dikarenakan kehidupan manusia tidak akan bisa dilepaskan dari yang namanya waktu. Nah pada konsep ini lah terkandung sebuah konsep kesinambungan. Apa artinya? Jadi, konsep kesinambungan itu maksudnya waktu masa lalu sangatlah menentukan apa yang terjadi pada masa sekarang ini, kemudian masa sekarang menentukan apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Jadi, dalam sejarah kehidupan manusia, seluruh manusia akan tumbuh bergerak dengan seiring perjalanan waktu dan ruang di mana manusia itu berada.


Peristiwa sejarah manusia berjalan dengan dinamis, bukan statis. Mulai dari manusia itu berada dalam kandungan, kemudian lahir, hingga beranjak dewasa, dan menjadi orang tua. Kalau kita melihat hal itu, kita bisa menyadari bahwa fase kehidupan manusia menunjukkan adanya kesinambungan dalam kehidupan manusia, dan kehidupan itu terikat oleh ruang dan waktu.


2. Keterkaitan manusia dalam perubahan dan keberlanjutan


Kehidupan manusia dan masyarakat cenderung bergerak dan terus berkembang. “Panta rei” begitu kata Heraclitus, yang artinya, tidak ada yang tidak berubah, semua mengalir, masyarakat sewaktu-waktu bergerak dan berubah. Selain Heraclitus, Wertheim pernah menuliskan “History is a continuity and change” (Sejarah adalah peristiwa yang berkesinambungan dan berubah). Itulah maksud dari keterkaitan manusia dalam konsep perubahan, Squad.


Selain keterkaitan manusia dalam konsep perubahan, manusia pun hidup berkaitan dengan konsep keberlanjutan. Apa yang dimaksud dengan keberlanjutan? Kalau RG Squad senang mengikuti peristiwa sejarah, kalian akan sadar bahwa sebuah peristiwa itu memiliki rangkaian, dan itu merupakan peristiwa berkelanjutan.


Kehidupan manusia hari ini tidak terlepas dari kehidupan manusia pada masa lampau, begitu juga dengan masa yang akan datang, oleh karena itu dapat disebut mata rantai kehidupan manusia. Sebuah peristiwa selalu berkaitan dengan peristiwa lainnya, tidak terpisahkan.


RG Squad bisa lihat contohnya pada pergantian sistem pemerintahan di Indonesia, mulai dari Orde Lama era Soekarno, kemudian berubah ke Orde Baru era Soeharto, sampai Reformasi yang terjadi akibat meledaknya aksi masyarakat yang dimotori oleh kalangan pemuda mahasiswa, membuat lengsernya Soeharto. Semua berkaitan, pada setiap waktu yang terus bergerak, masyarakat mengalami perubahan pada kondisi sosial dan budayanya.


Ada dua faktor yang mempengaruhi terjadinya perubahan dan perkembangan yang berkelanjutan, diantaranya:


- Faktor-faktor Konsep perubahan dan keberlanjutan.

- Keterkaitan kehidupan manusia masa lalu untuk kehidupan masa kini


RG Squad pastinya ingat dong pesan Ir. Soekarno, “JASMERAH” (Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah). Sepenggal kata itu selalu teringat di benak kita semua. Betapa Soekarno begitu menganjurkan kita semua untuk tidak lupa pada sejarah. Kenapa kita tidak boleh melupakan sejarah?


Oke jadi gini Squad, sejarah adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lampau. Nah, berdasarkan konsep ruang dan waktu, kemudian adanya konsep perubahan dan keberlanjutan, kondisi masa lampau sangat berpengaruh pada kondisi hari ini. Sejarawan asal Indonesia, Sartono Kartodirjo pernah mengatakan hal yang sangat dalam, baginya orang-orang yang lupa dengan masa lampaunya itu telah kehilangan identitas, oleh karena itu orang-orang tersebut dapat membahayakan masyarakat di sekitarnya.


Materi kelas XI sejarah peminatan

Juli 20, 2020 Add Comment



Kerajaan Maritim Hindu-Buddha  kelas  XI


Sejarah Peminatan


Kita sudah tahu tentang sejarah kerajaan maritim Hindu-Buddha di Indonesia? Ada Banyak Hal menarik Yang Harus Kalian industri tahu lho TENTANG Sejarah Kerajaan-Kerajaan maritim Hindu-Buddha. Dengan memelajarinya, kalian bisa tahu seperti apa awal mula bangsa ini terbentuk, menjelaskan peristiwa-peristiwa pada masa depan yang sangat menentukan kehidupan bangsa Indonesia hari ini. Sekarang kita simak ya beberapa penjelasan di bawah ini. 


Kerajaan Sriwijaya

Pada abad ke-7, muncul kerajaan yang berkembang begitu pesat di wilayah Sumatra, yaitu Kerajaan Sriwijaya . Awalnya Kerajaan Sriwijaya muncul setelah perdagangan kota-kota perdagangan . Wilayah pantai timur Sumatra merupakan wilayah yang sangat ramai, wilayah ini menjadi salah satu jalur perdagangan.


Kerajaan Sriwijaya terletak di Sumatera Selatan terletak di Sungai Musi, Palembang. * Menurut Prasasti Kedukan Bukit, raja Sriwijaya Yang Bernama Dapunta Hyang, BERHASIL menaklukkan Daerah Minangatamwan Yang diperkirakan sebelumnya Saat ini Adalah Daerah Jambi. Letak Sriwijaya yang cukup strategis mendorong interaksi antara Sriwijaya dengan kerajaan di luar Nusantara, seperti kerajaan Nalanda dan kerajaan Chola dari India. Selain dengan India, Sriwijaya juga melakukan hubungan baik dengan pedagang-pedagang dari Tiongkok yang sering singgah. Perluasan daerah kekuasaan ini, mendorong keuangan kerajaan maju.


Selain Dapunta Hyang, Sriwijaya pernah dipimpin oleh Raja Balaputradewa yang merupakan keturunan Dinasti Syailendra . Di bawah kepemimpinan Balaputradewa, Sriwijaya menjadi kerajaan yang sangat berjaya. Pada abad ke-7 M, kerajaan Sriwijaya berhasil menguasai jalur perdagangan di Selat Sunda, Selat Malaka, Selat Bangka, dan Laut Jawa.


Sejarah Kerajaan Maritim Hindu-Buddha (Kutai, Tarumanegara, Kalingga)


Seperti yang disampaikan dalam Prasasti Ligor yang ditemukan di Ligor, pangkalan kerajaan Sriwijaya bekerja untuk perdagangan di Selat Malaka . Hingga abad ke-8 M, kerajaan Sriwijaya berhasil menguasai jalur perdagangan di Asia Tenggara . Oleh karena kekuasaannya yang sangat luas, Sriwijaya menjadi kerajaan maritim terbesar di seluruh Asia Tenggara.


Meskipun kerajaan Sriwijaya merupakan pusat agama Buddha di luar India, Sriwijaya tidak memiliki peninggalan budaya yang terdiri dari candi-candi atau archa dalam bidang budaya. Kepercayaan kerajaan Sriwijaya merupakan Buddha Mahayana .


Kerajaan Sriwijaya mulai kemunduran mulai pada abad ke-13 M , ditandai dengan transisi kerajaan-kerajaan besar seperti kerajaan Siam yang sama-sama penguasaan jalur perdagangan. Selain itu, membalikkan kerajaan Singasari yang ingin menyatukan wilayah Nusantara, mulai mengirim ekspedisi ke arah Barat yang disebut ekspedisi Pamalayu . Aktifitas perdagangan juga sudah mulai berkurang, sehingga para pedagang menyeberang ke daerah Tanah Genting Kra . Kekuasaan Sriwijaya mulai berakhir karena menghancurkan kerajaan Majapahit dan dihancurkan pada 1377 M.


Prasasti kerajaan Sriwijaya kerajaan maritim hindu-buddha


Kerajaan Mataram

Kerajaan Mataram merupakan salah satu kerajaan bercorak besar Hindu-Buddha di Jawa. Kerajaan Mataram diperkirakan berdiri selama 196 tahun dan memiliki 17 orang Raja. Raja memiliki gelar khusus seperti narapati yang berarti manusia yang memimpin , Sri maharaja yang berasal dari bahasa Sanskerta , rakai dan abhiseka yang semuanya berasal dari India . Raja pertama Mataram adalah Ratu Sanjaya .


Pada masa pemerintahan Sanjaya, Kerajaan Mataram Kuno sedang sibuk melakukan perang dengan kerajaan kecil di sekitarnya. Menurut Prasasti Canggal, Raja Sanjaya adalah pendiri Mataram Kuno . Ia pun membahas tentang Lingga, yang merupakan lambang dari Dewa Siwa. Membuatnya, agama yang ada di masa itu adalah Hindu Siwa . Sementara dalam Prasasti Balitung, diceritakan nama-nama Raja yang memerintah saat masa lalu Dinasti Sanjaya .


Setelah Raja Sanjaya meninggal, pemerintahan Rakai Pikatan naik tahta . Rakai Pikatan ingin menguasai seluruh wilayah Jawa Tengah, namun terhalang karena Kerajaan Syailendra yang dipimpin oleh Balaputradewa . Untuk menyatukan kedua kerajaan ini, Rakai Pikatan meminang putri Pramodhawardani . Namun, Pramodhawardani tetap menyerahkan kekuasaannya kepada Balaputradewa. Mempertanyakan perang saudara antara kerajaan ini.


Setelah Balaputradewa dapat dikalahkan, ia lari ke Sriwijaya . Berdasarkan peninggalan yang terdiri dari Istana Ratu Boko, kerajaan Syailendra terletak di daerah pegunungan. Dalam Prasasti Ratu Boko 856 M diceritakan tentang kekalahan Balaputradewa dalam perang saudara.


Setelah itu, pemerintahan selanjutnya dipegang oleh Rakai Panangkaran. Dalam Prasasti Kalasan, Rakai Panagkaran dikumpulkan oleh Raja Wisnu untuk mendirikan Candi Kalasan (Candi Buddha) . Selama masa pemerintahan Raja Indra , ekspansi politik dilakukan untuk memperluas daerah hingga ke Selat Malaka. Kekuasaan kemudian diturunkan kepada Samaratungga. Pada masa pemerintahannya, dibangunlah Candi Borobudur . Nama Borobudur diperkirakan berasal dari kata Bhumi Sambhara yang berarti gunung dan budhara berarti raja.


 Candi Peninggalan Kerajaan Maritim Mataram


Kerajaan Medang Kamulan

Kerajaan Medang Kamulan terletak di Jawa Timur, terletak di muara sungai Brantas. Kerajaan ini merupakan hasil pemindahan kerajaan Mataram Kuno akibat bencana alam gunung Merapi, dan yang membentuk Mpu Sindok . Selama masa pemerintahan Mpu Sindok, wilayah kekuasaan kerajaan Medang Kamulan mencakup sebagian wilayah Jawa Timur, seperti Nganjuk bagian barat, Pasuruan bagian timur, Surabaya bagian utara, dan Malang bagian Selatan.


Mpu Sindok memiliki gelar Sri Isyanatunggadewa karena memperoleh Dinasti Isyana. Mpu Sindok berasal dari Dinasti Sanjaya dari Mataram, namun karena desakan dari Sriwijaya, akhirnya Mpu Sindok dipindahkan pusat pemerintahan ke Jawa Timur. Pada masa pemerintahan Mpu Sindok, aktivitas perdagangan cukup tinggi di Jawa Timur. Sampai masa pemerintahan Dharmawangsa , aktivitas perdagangan meluas sampai daerah Jawa Timur.


Ada hal yang perlu kita teladani dari apa yang dilakukan oleh Mpu Sindok. Untuk bidang sosial budayanya , Mpu Sindok mencontohkan bagaimana sikapnya . Satu bentuk toleransinya adalah kompilasi Mpu Sinduk yang memuat kitab Sanghyang Kamahayanikan , yang merupakan kitab suci agama Buddha , padahal Mpu Sindok adalah penganut agama Hindu.


Sejarah 11 - Raja-raja Medang Kamula


Ketiga kerajaan maritim Hindu-Buddha ini memiliki corak kehidupan ekonomi yang tidak jauh berbeda, Pasukan. Perlu masyarakat mengandalkan jalur perdagangan juga pertanian. Masing-masing juga memiliki peninggalan-peninggalan dengan corak Hindu-Buddha. Melalui peninggalan-peninggalannya, kita akhirnya mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang sejarah kerajaan maritim Hindu-Buddha ini.


Nah, buat kamu yang ingin tahu lebih banyak lagi pengetahuan sejarah Indonesia , kamu bisa belajar menggunakan  video animasi di ruangbelajar . Dengan begitu, kalian bisa mendapat informasi dari tutor yang paling berpengalaman, dan juga kalian bisa menghemat waktu. Jadi , cepat terima ya.



Materi kelas X MIPA, X BHS dan X IPS 3 sejarah indonesia

Juli 10, 2020 Add Comment


KONSEP BERPIKIR KRONOLOGI (DIAKRONIK), SINKRONIK, RUANG DAN WAKTU DALAM SEJARAH

1. Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli


Kita semua tahu bahwa sejarah memang sangat penting bagi suatu bangsa. Seperti kata sang proklamator, Bung karno  “Jangan pernah melupakan sejarah, ini akan membuat dan mengubah siapa kita”. Suatu bangsa terbentu karena sekelompok orang yang memiliki sejarah yang sama.

 

Terutama sejarah mengenai para pejuang kita. Karena, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya”. Namun, sebelum kita lebih jauh belajar mengenai sejarah, ada baiknya kita memahami pengertian sejarah terlebih dahulu.


Secara umum, sejarah merupakan serangkain kejadian pada masa lampau yang disusun berdarsakan peninggalan berbagai peristiwa. Dalam dunia pendidikan, kita mengenal disiplin ilmu sejarah yang merupakan ilmu yang mempelajari  segala peristiwa atau kejadian yang telah terjadi di masa lampau sepanjang kehidupan umat manusia.


Sejarah berasal dari bahasa Arab yang berarti Sajaratun yang berarti pohon yang bercabang-cabang, karena sejarah merupakan kembangan dari satu titik kejadian saling berkaitan sehingga alur yang saling berkaitan, hal inilah yang kemudian digambarkan seperti pohon yang bercabang.


Dalam bahasa Yunani, sejarah berasal dari kata Historia yang berarti ilmu pengetahuan yang bersumber dari penelitian yang mendalam. Dalam bahasa Inggris, sejarah berasal dari kata History yang berarti kejadian masa lampau, kejadian masa lampau manusia.


Menurut bahasa, pengertian sejarah dibagi menjadi dua yaitu pengertian dalam arti sempit dan pengertian sejarah dalam arti luas. Dalam arti sempit, sejarah artinya kejadian atau peristiwa.


Sedangkan dalam arti yang luas, sejarah adalah suatu peristiwa manusia akar dalam realisasi diri dengan kebebasan dan keputusan daya rohani. Selain pengertian diatas, para ahli juga memiliki definisinya masing-masing mengenai sejarah.


Berikut beberapa penghertian sejarah menurut para ahli dari dalam dan luar negeri.


Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli Dalam Negeri (Indonesia)


  1. Muhammad Yamin: Pengertian sejarah menurut Muhammad Yamin adalah ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil verifikasi yang dapat dibuktikan dengan bahan-bahan realitas

  2. Moh. Hatta: Menurut Moh. Hatta, sejarah dalam wujudnya memberikan pemahaman tentang masa lampau. Pertanyaan yang diambil dari masa lalu sebagai masalah. Sejarah masa lampau, masa pemahaman lampau yang ada di dalamnya mengandung berbagai dinamika, mungkin mengandung problematik pelajaran bagi manusia berikutnya.

  3. Nugroho Notosusanto: Pengertian sejarah menurut Nugroho Notosusanto adalah sejarah-peristiwa yang melibatkan manusia sebagai makhluk bermasyarakat yang erjadi di masa lampau.

  4. Taufik Abdullah: Pengertian sejarah menurut Taufik Abdullah adalah tindakan manusia dalam jangka waktu tertentu di masa lampau yang dilakukan di tempat tertentu.

  5. Drs. Sidi Gazalba: Arti sejarah menurut Drs. Sidi Gazalba adalah masa lalu manusia dan seputarnya yang disusun secara ilmiah dan lengkap yang disusun berdasarkan fakta masa depan dengan tafsiran dan penjelasan yang memberi pengertian dan pemahaman tentang apa yang berlaku.

  6. Moh. Ali: Pengertian sejarah menurut Moh. Semua yang terjadi benar-benar terjadi, dan peristiwa-peristiwa yang benar-benar terjadi. Sejarah adalah ilmu yang mengubah-perubahan yang benar-benar terjadi di masa lampau.

  7. Rochmawati Wiriatmaja: Pengertian sejarah menurut Rochiati Wiriatmadja adalah sejarah yang merupakan disiplin ilmu yang dijanjikan, moral, pembahasan, nilai-ilai spritual, dan kultural terkait penelitiannya yang membantu pengaduan untuk hidup, harmoni dalam nilai-nilai, keteladanan demi perubahan dan, dan cerminan pengalaman kolektif yang menjadi kompas untuk kehidupan masa depan.

  8. Ismaun: Pengertian sejarah menurut Ismaun adalah suatu pengetahuan tentang kisah tentang peristiwa-peristiwa yang benar-benar telah terjadi atau terjadi dalam segala aspek di masa lampau. Sejarah merupakan catatan atau rekaman pilihan yang disusun tentang semua aspek kehidupan manusia di masa lampau.


Pengertian Sejarah Menurut Para Ahli di Luar Negeri


  1. Aristoteles: Pengertian sejarah menurut Aristoteles merupakan satu sistem yang menentukan kejadian sejak awal tersusun dalam bentuk kronologi. dan menurut Aristoteles sejarah adalah peristiwa-peristiwa masa lalu yang memiliki catatan, rekod-rekod atau bukti-bukti yang konkrit.

  2. JV Bryce: Menurut JV Bryce, itulah pengertian sejarah adalah catatan dari apa yang dipikirkan, dipahami, dan diperbuat oleh manusia.

  3. WH Walsh: Pengertian sejarah menurut WH Walsh yang mengartikan sejarah itu menitikberatkan pada pencatatan yang berarti dan penting hanya untuk manusia. Catatan yang memuat tindakan-pengalaman dan pengalaman-pengalaman manusia di masa lampau pada hal-hal yang penting sehingga meurpakan cerita yang berarti.

  4. Roeslan Abdulgani: Menurut Roeslan Abdulgani, ilmu sejarah adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan, yang membahas tentang perkembangan masyarakat dan juga terkait dengan masa lampau, yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa dengan maksud untuk beranjak, demi perkembangan terkait dengan penelitian yang menghasilkan penelitian ini, untuk kemudian digunakan perbendaharaan BAGAIMANA MENGENAI UNDANG-UNDANG.

  5. Patrick Gardiner: Pengertian sejarah menurut Patrick Gardiner adalah makna sejarah yang dikuatkan oleh manusia.

  6. Herodotus: Pengertian sejarah menurut Herodotus adalah salah satu tinjauan untuk menggambarkan suatu perputaran jatuh bangunnya seseorang tokoh, masyarakat dan peradaban.

  7. Robin Winks: Pengertian sejarah menurut Robin Winks adalah studi tentang manusia dalam kehidupan masyarakat.

  8. Leopold Von Ranke: Menurut Leopald Von Ranke adalah apa yang benar-benar terjadi.

  9. Sir Charles Firth: Pengertian sejarah menurut Sir Charles Firth, yaitu sejarah pembaharuan masyarakat, perubahan masyarakat yang terus-menerus, pemikiran ide-ide yang mendorong aksi-aksi masyarakat, dan mengkaji kondisi-kondisi bahan yang telah membantu atau merintangi perkembangannya.

  10. Rober V. Daniels: Menurut Robert V. Daniels, pengertian sejarah adalah ingatan dari tumpuan masa lalu. Sejarah yang disetujui dalam resolusi sejarah manusia. Manusia merupakan salah satu sejarah. Manusia yang memiliki kemampuan untuk berpartisipasi peristiwa-peristiwa yang ada di sekelilingnya. Hasil tangkapan tersebut menjadi ingatan atau memori dalam dirinya. Memori ini akan menjadi sumber sejarah.

  11. RG Collingwood: Pengertian sejarah menurut RG Collingwood adalah bentuk persetujuan tentang hal-hal yang telah dilakukan oleh manusia pada masa lampau.


2. Pengertian diakronis, sinkronis dan kronologi

Menurut Galtung, sejarah adalah ilmu diakronis berasal dari kata diachronich; ( dia dalam bahasa latin artinya melalui/ melampaui dan chronicus artinya waktu ). Diakronis artinya memanjang dalam waktu tetapi terbatas dalam ruang.

Sinkronis artinya meluas dalam ruang tetapi terbatas dalam waktu.

Kronologi adalah catatan kejadian-kejadian yang diurutkan sesuai dengan waktu terjadinya. Kronologi dalam peristiwa sejarah dapat membantu merekonstruksi kembali suatu peristiwa berdasarkan urutan waktu secara tepat, selain itu dapat juga membantu untuk membandingkan kejadian sejarah dalam waktu yang sama di tempat berbeda yang terkait peristiwanya.

Cara berfikir diakronik dalam mempelajari sejarah

Sejarah itu diakronis maksudnya me­manjang dalam waktu, sedangkan ilmu-ilmu sosial itu sinkronis maksudnya melebar dalam ruang. Sejarah mementingkan proses, sejarah akan membicarakan satu peristiwa tertentu dengan tempat tertentu, dari waktu A sampai waktu B.

Contoh:

1.  Perkembangan Sarekat Islam di Solo, 1911-1920

2.  Terjadinya Perang Diponegaro, 1925-1930

3.  Revolusi Fisik di Indonesia, 1945-1949

4.  Gerakan Zionisme 1897-1948

Cara berfikir sinkronik dalam mempelajari sejarah

        Sedangkan ilmu sosial itu sinkronik (menekankan struktur) artinya  ilmu sosial meluas dalam ruang. Pendekatan sinkronis menganalisa sesuatu tertentu pada saat tertentu, titik tetap pada waktunya. Ini tidak berusaha untuk membuat kesimpulan tentang perkembangan peristiwa yang berkontribusi pada kondisi saat ini, tetapi hanya menganalisis suatu kondisi seperti itu.

Contoh: satu mungkin menggunakan pendekatan sinkronis untuk menggambarkan keadaan ekonomi  di Indonesia pada suatu waktu tertentu, menganalisis struktur dan fungsi ekonomi hanya pada keadaan tertentu dan pada di saat itu.

Kedua ilmu ini saling berhubungan ( ilmu sejarah dan ilmu – ilmu sosial ). Kita ingin mencatat bahwa ada persilangan antara sejarah yang diakronis dan ilmu sosial lain yang sinkronis Artinya ada kalanya sejarah menggunakan ilmu sosial, dan sebaliknya, ilmu sosial menggunakan sejarah Ilmu diakronis bercampur dengan sinkronis

Contoh:

– Peranan militer dalam politik,1945-1999  ( yang ditulis seorang ahli ilmu politik )

– Elit Agama dan Politik 1945- 2003 (yang ditulis ahli sosiologi )


Konsep Ruang

Ruang adalah konsep yang paling melekat dengan waktu.

·  Ruang merupakan tempat terjadinya berbagai peristiwa – peristiwa sejarah dalam perjalanan waktu.

·  Penelaahan suatu peristiwa berdasarkan dimensi waktunya tidak dapat terlepaskan dari ruang waktu terjadinya peristiwa tersebut.

· Jika waktu menitik beratkan pada aspek kapan peristiwa itu terjadi, maka konsep ruang menitikberatkan pada aspek tempat, dimana peristiwa itu terjadi.


Konsep waktu

·Masa lampau itu sendiri merupakan sebuah masa yang sudah terlewati. Tetapi, masa lampau bukan merupakan suatu masa yang final, terhenti, dan tertutup.

·Masa lampau itu bersifat terbuka dan berkesinambungan. Sehingga, dalam sejarah, masa lampau manusia bukan demi masa lampau itu sendiri dan dilupakan begitu saja, sebab sejarah itu berkesinambungan apa yang terjadi dimasa lampau dapat dijadikan gambaran bagi kita untuk bertindak dimasa sekarang dan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

·Sejarah dapat digunakan sebagai modal bertindak di masa kini dan menjadi acuan untuk perencanaan masa yang akan dat

 
Keterkaitan konsep ruang dan waktu dalam sejarah

1. Konsep ruang dan waktu merupakan unsur penting yang tidak dapat dipisahkan dalam suatu peristiwa dan perubahannya dalam kehidupan manusia sebagai subyek atau pelaku sejarah

2. Segala aktivitas manusia pasti berlangsung bersamaan dengan tempat dan waktu kejadian.

3. Manusia selama hidupnya tidak bisa dilepaskan dari unsur tempat dan waktu karena perjalanan manusia sama dengan perjalanan waktu itu sendiri pada suatu tempat dimana manusia hidup  (beraktivitas).


A.  Kronologi dan periodisasi dalam sejarah

Kronologi dan periodisasi merupakan hal yang sangat penting dalam sejarah. Dengan periodisasi sejarawan dapat lebih fokus pada penelitian sejarah. Hasil penelitiannya juga akan lebih sempurna. Kesempurnaan ini juga akan lebih lengkap jika hasil penelitian sejarah di susun secara kronologis dimana urutan waktu terjadi peristiwa sejarah tersebut dapat dilihat dengan baik.

   a.    Kronologi dalam sejarah

Dalam mempelajari dan menyusun peristiwa sejarah akan selalu terkait dengan waktu. Waktu adalah sesuatu yang selalu bergerak dari masa lalu masa kini dan masa yang akan datang. Peristiwa-peristiwa tersebut harus brgerak sehingga melahirkan peristiwa baru yang saling terkait dan tidak pernah berhenti. Upaya yang dilakukan para sejarawan untuk menyusun peristiwa sejarah secara teratur menrut urutan waktunya disebut kronologi sejarah.

Hal yang membedakan antara kronologi dan periodisasi hanyalah dalam batasan waktunya. Periodisasi mengatur pembagian atau pembabakan peristiwa masa lampau dengan batasan waktu yang terbatas.

Dalam kenyataan sejarah yang sebenarnya, tidak di kenal adanya kronologi ataupun periodisasi sejarah. Karena pada hakikatnya peristiwa saling berkesinambungan antara yang satu dengan yang lainnya dan tidak akan terputus dalam satu periodisasi. Tujuan periodisasi dan kronologi dalam penulisan sejarah bertujuan untuk mempermudah dalam mempelajari sejarah.

Istilah kronologi di artikan dan dipahami sebagai urutan peristiwa yang disusun berdasarkan terjadinya. Kronologi berasal dari bahasa yunani yaitu chronos berarti waktu dan logos berarti ilmu atau pengetahuan. Secara harfiah berarti ilmu tentang waktu.

Dalam sejarah kronologi adalah ilmu untuk menentukan waktu terjadinya suatu peristiwa dan tempat peristiwa tersebut secara tepat berdasarkan urutan waktu. Tujuan kronologi adalah menghindari anakronisme atau kerancuan waktu sejarah.

Dengan memahami konsep kronologi kita juga dapat melihat kaiatan-kaitan peristiwa yang terjadi di masa lalu dan direkonstruksi kembali secara tepat berdasarkan urutan waktu terjadinya. Berkat bantuan konsep kronologi kita juga dapat melihat kaitan peristiwa sejarah yang terjadi di belahan bumi yang lain. Kronologi merupakan ilmu dasar yang sangat penting dalam ilmu sejarah karena konsep ini menggambarkan proses sejarah. Misalnya bulan, hari tahun terjadinya suatu peristiwa penting. Catatan tahun terjadinya suatu peristiwa sejarah biasa di sebut kronik.

Cara terbaik dalam menunjukan suatu peristiwa secara kronologi adalah dengan menggunakan garis waktu. Garis waktu tersebut menjajarkan peristiwa yang terjadi di masa lalu urut berdasarkan waktu terjadinya. Mengenai tentang waktu yang di pakai tergantung ruang lingkup peristiwa yang akan di paparkan. Ada beberapa ukuran waktu atau sistem penanggalan misalnya masehi isalam dan cina tradisional.

Sebagai bangsa yang besar bangsa indonesia mempunyai perjalanan sejarah yang panjang. Kronologi sejarah indonesia di mulai pada zaman prasejarah yang terdiri dari zaman batu dan logam. Zaman batu terdiri dari palaeolithikum atau zaman batu tua, mesolithikum atau zaman batu tengah, neolithikum atau zaman batu muda dan megalithikum atau zaman batu besar. Terus zaman hindu-budha zaman islam zaman kolonial belanda, zaman pendudukan jepang, zaman kemerdekaan, zaman orde lama zaman orde baru dan zaman reformasi.

   b. Periodisasi dalam sejarah

Merupakan pengklasifikasian peristiwa-peristiwa sejarah dalam tahapan atau pembabakan waktu. Dalam membuat periodisasi para sejarawan membuat kesimpulan umum mengenai sebuah peiode.contoh para sejarawan membagi sejarah dalam dua periode:

– Zaman prasejarah yakni zaman ketika manusia belum mengenal tulisan. Babakan ini di mulai sejak adanya manusia hingga ditemukannya peninggalan-peninggalan tertulis.

– Zaman sejarah yakni zaman ketika manusia sudah mengenal tulisan. Babakan ini di mulai sejak manusia sudah mengenal tulisan hingga sekarang.

Periodisasi sangat penting dalam penulisan sejarah karena merupakan batang tubuh cerita sejarah.

Peridisasi dalam penulisan sejarah tergantung pada jenis penulisan yang dilakukan. Periodisasi dapat dilakukan berdasarkan perkembangan poltik, sosial, ekonomi, kebudayaan, dan agama. Berdasarkan perkembangan politik periodisasi dapat dilakukan berdasarkan raja-raja yang memerintah di suatu daerah seperti kesultanan yogyakarta dan banten. Berdasarkan perkembangan sosial ekonomi periodisasi dapat dilakukan dengan pembagian sejarah berdasarkan sistem mata pencaharian masyarakat. Misalnya masa berburu dan mengumpulkan makanan  yang diikuti dengan masa bercocok tanam dan hidup menetap. Berdasarkan kebudayaan, periodisasi dilakukan dengan mengelompokkan masyarakat dengan kebudayaan terendah sampai masyarakat dengan kebudayaan tertinggi.

 Tujuan pembatasan waktu dalam penulisan sejarah adalah:

Agar mudah diingat, menyederhanakan cerita, memenuhi persyaratan sistematika, ilmu pengetahuan, dan mengklasifikasi isi sejarah.

Selain generalisasi periodik ada banyak periodisasi yang lain diantaranya generalisasi personal dan generalisasi kausal. Generalisasi personal mengikuti cara berpikir pars pro toto yang menyamakan sebagian dengan keseluruhan. Misalnya kemerdekaan indonesia soekarno-hatta atau orde baru dengan soeharto. Dalam peristiwa tersebut peran orang lain ditiadakan.

Generalisasi kausal adalah generalisasi tentang sabab musabab, kesinambungan, perkembangan, pengulangan, dan perubahan sejarah. Kesimpulan umum tentang sebab- sebab tersebut mencakup masalah geografis masalah kependudukan moral, ekonomi dan politik.

Periodisasi Sejarah Indonesia

Pengertian periodisasi diartikan sebagai pembabakan waktu yang dipergunakan untuk berbagai peristiwa. Kompleksnya peristiwa yang terjadi dalam kehidupan manusia pada setiap masa memerlukan suatu pengklasifikasian berdasarkan bentuk serta jenis peristiwa tersebut. Peristiwa-peristiwa yang telah diklasifikasikan itu disusun secara kronologis berdasarkan urutan waktu kejadiannya.

Rentang waktu atau masa sejak manusia ada hingga sekarang merupakan rentang yang sangat panjang, sehingga para ahli sejarah sering mengalami kesulitan untuk memahami dan membahas masalah-masalah yang muncul dalam sejarah kehidupan manusia. Untuk mempermudah pembabakan kehidupan manusia, para ahli menyusun periodisasi sejarah.

Periodisasi digunakan untuk mempermudah pemahaman dan pembahasan sejarah kehidupan manusia. Periodisasi yang dibuat oleh banyak peneliti berakibat adanya perbedaan-perbedaan pandangan sehingga periodisasi sejarah bersifat subjektif yang dipengaruhi subjek permasalahan serta pribadi penelitinya.

Dalam sejarah Indonesia, periodisasi dibagi dua, yaitu zaman praaksara dan zaman sejarah.

a. Zaman praaksara, yaitu zaman sebelum manusia mengenal tulisan. Sejarah dapat dipelajari berdasarkan peninggalan benda-benda purbakala berupa artefak, fitur, ekofak, dan situs.

Artefak adalah semua benda yang jelas memperlihatkan hasil garapan sebagian atau seluruhnya sebagai pengubahan sumber alam oleh tangan manusia.

Fitur adalah artefak yang tidak dapat dipindahkan tanpa merusak tempatnya.

Ekofak adalah benda dari unsur lingkungan abiotik atau biotik.

Situs adalah bidang tanah yang mengandung peninggalan purbakala.

b. Zaman sejarah, yaitu zaman di mana manusia sudah mengenal tulisan. Zaman sejarah dibagi tiga sebagai berikut.

1) Zaman Kuno, yang membicarakan sejak kerajaan tertua sampai abad ke-14. Pada zaman ini, berkembang kebudayaan Indonesia yang dipengaruhi agama Hindu dan Buddha.

2) Zaman Indonesia Baru, mulai abad ke-15 yang membicarakan masa berkembangnya budaya Islam sampai abad ke-18.

3) Zaman Indonesia Modern, sejak masa pemerintahan Hindia Belanda (1800), pergerakan kemerdekaan Indonesia merdeka sampai sekarang atau masa kontemporer.

Ada beberapa unsur yang sering memengaruhi penyusunan periode-periode sejarah, salah satunya adalah unsur geografi, sebab adanya perubahan tapal batas, perubahan aliran sungai, gedung kuno direhab, bahkan adanya perubahan flora dan fauna dapat mengaburkan jejak-jejak sejarah. Konsep teoritik tentang periodisasi sejarah Indonesia pernah dibahas dalam Seminar Sejarah Nasional I tahun 1957, yang menghasilkan hal-hal sebagai berikut.

a. Konsep periodisasi dari Prof. Dr. Soekanto

Menurut pendapat Dr. Soekanto, periodisasi hendaknya berdasarkan ketatanegaraan artinya bersifat politik. Pembagian atas babakan masa (periodisasi) yang berdasarkan kenyataan-kenyataan sedapat mungkin harus eksak serta praktis. Menurutnya, periodisasi sejarah Indonesia diusulkan secara kronologis sebagai berikut.

1) Masa pangkal sejarah (sM – 0)

2) Masa Kutai-Tarumanegara (0 – 600)

3) Masa Sriwijaya-Medang-Singosari (600 – 1300)

4) Masa Majapahit (1300 – 1500)

5) Masa Kerajaan Islam (1500 – 1600)

6) Masa Aceh, Mataram, Makassar (1600 – 1700)

7) Masa pemerintah asing (1700 – 1945)

    a) Zaman Kompeni (1800 – 1808)

    b) Zaman Daendels (1808 – 1811)

    c) Zaman British Government (1811 – 1816)

    d) Zaman Nederlands – India (1816 – 1942)

    e) Zaman Nippon (1942 – 1945)

8) Masa Republik Indonesia (1945 – sekarang)

b. Periodisasi menurut Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo

Menurut pemikiran Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo, sebagai dasar bagi babakan masa (periodisasi) adalah derajat integrasi yang tercapai di Indonesia pada masa lampau. Menurut pemikirannya, faktor ekonomi sangat memengaruhi perkembangan sosial, politik, dan kultur di Indonesia. Faktor ekonomi memengaruhi kontak Indonesia dengan luar negeri yang mendatangkan pengaruh kebudayaan luar, baik budaya Hindu dari India, budaya Islam dari Asia Barat, serta budaya barat baik dari Eropa atau negara-negara lainnya. Maka ada kemungkinan untuk membedakan dua periode besar, yaitu pengaruh Hindu dan pengaruh Islam. Sebutan dari periode itu memakai nama kerajaan sebab sifat masyarakat pada waktu itu masih homogen dan berpusat pada raja (istana sentris).

Adapun periodisasi yang diusulkan oleh Prof. Dr. Sartono adalah sebagai berikut :

1) Prasejarah

2) Zaman Kuno

    a) Masa kerajaan-kerajaan tertua

    b) Masa Sriwijaya (dari abad VII – XIII atau XIV).

    c) Masa Majapahit (dari abad XIV – XV).

3) Zaman Baru

a) Masa Aceh, Mataram, Makassar/Ternate/Tidore (sejak abad  XVI).

    b) Masa perlawanan terhadap Imperialisme Barat (abad XIX).

    c) Masa pergerakan nasional (abad XX).

4) Masa Republik Indonesia (sejak tahun 1945).

Dari pemaparan tersebut terlihat bahwa munculnya banyak pandangan tentang babakan masa periodisasi, seperti yang diajukan Prof. Dr. Soekanto dan Prof. Dr. Sartono, disusun dengan:

a. memakai dasar perkembangan peradaban (civilization),

b. babakan masa didasarkan atas segi kebudayaan (culture), dan

c. babakan masa atas dasar agama yang masuk ke Indonesia.

Kesimpulannya adalah dasar kerangka teori pembabakan waktu atau periodisasi dalam sejarah menunjukkan hasil pemikiran yang berbeda-beda. Namun, hal yang terpenting dalam penyusunan periodisasi adalah adanya prinsip kontinuitas.